Fisika Futsal

Mari belajar fisika bareng kakak-kakak kalian di “Bikang” (Bloger IKA Malang).

-jelek bangets namanya, hehehe…- :mrgreen:

Contoh Soal:

Pada suatu hari sebuah perusahan konsultan di malang mengadakan pertandingan futsal persahabatan, sebut saja pertandingan antara kantor cabang I malang dengan team proyek Ampelgading. Pertandingan ini digelar pada tanggal 23 Agustus 2008 jam 8.00 pagi di lapangan futsal dekat Matos Malang. Team Cabang I menderita kekalahan pada pertandingan kali ini. Pertandingan berjalan dengan tidak seimbang dikarenakan ketahanan fisik pemain cabang I yang patut dipertanyakan.

Pertanyaannya, mengapa hal ini bisa terjadi? Uraikan dengan singkat, disertai rumus-rumus yang mendasarinya.

jawabannya ada di bawah sini, silahkan diklik, ati2 bandwith :mrgreen:

Ditulis dalam indra karya. 4 Komentar »

Good Way’s from Your Mind

3 kalimat bijak yang begitu dalam makna yang terkandung didalamnya;

  1. Keberadaanku adalah pengindah dari waktumu. Seringkali keberadaan kita hanyalah sebagaimana adanya, yang artinya sekedar ada. Ada sebagian orang yang bahkan keberadaannya menjadi kerugian atau menjadi masalah bagi orang lain. Maukah kita dengan  keberadaannya mampu membuat kehidupan orang yang ada disekitarnya menjadi lebih indah ? Maukah kita jadikan hidup kita keindahan bagi orang lain ? Maukah kita menjadi pribadi yang memberi dan memberkati orang yang ada disekitarnya ? 
  2. Kegembiraanku adalah untuk merayakan kekuatanmu. Ada banyak orang yang senang melihat orang lain susah, kelemahan dan kesusahan orang lainlah membuatnya begembira. Apakah kita mau bersukacita atas  keberhasilan orang lain dan  merayakan apa yang menjadi kekuatannya ? Bagi pribadi yang memberi akan bergembira dan merayakan kekuatan dari orang-orang yang ada disekitarnya.  
  3. Umurku adalah untuk memenangkanmu. Untuk apakah kita menggunakan hari-hari yang diberikan Tuhan kepada kita ? Apakah kita menggunakan waktu dan umur hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari ? Bagi pribadi yang memberi, dia akan menggunakan umur yang diberikan Tuhan kepadanya untuk memenangkan istrinya / suaminya, anak-anaknya, keluarganya dan juga sesamanya. Dia tidak mau hidup hanya menjadi orang biasa yang melakukan hal-hal biasa. Dia mau menggunakan waktu yang ada  dalam hidupnya untuk menjadi berkat bagi orang-orang yang ada disekitarnya dan memenangkannya. Dia mau saat kehidupannya telah usai, orang-orang yang datang kepemakamannya akan berkata : Dialah orang yang telah memberikan hidupnya untuk memenangkan kami.

dikutip dari milis MTSC 21/08/2008