Ayo jadi “karyawan” di tempat lain

jatinegara-2

Disadari atau tidak kita sebenarnya adalah karyawan di lebih dari satu perusahaan. Minimal di dua tempat, bila kita punya rekening bank. Dengan punya rekening bank sebenarnya kita adalah “karyawan” bank tersebut dengan digaji melalui bunga tabungan (meskipun tau sendiri laah.. kadang bunga kita habis dipangkas uang administrasi). Trus kalo kita punya usaha jual pulsa elektrik, berarti kita adalah “karyawan” dari semua operator selular, kalo kita jual Aqua galon kita juga termasuk “karyawan”-nya Aqua, kalo jual bensin eceran dan koran maka kita juga “karyawan” dari pertamina dan semua media massa, dan masih banyak lagi, terserah kita mau jadi karyawan dimana.

Intinya, semakin banyak kita menduplikasi diri kita untuk menjadi “karyawan” di banyak tempat tentu sumber income kita juga akan lebih dari satu. Dan itu tentu lebih menguntungkan apalagi bila primary income kita unsecure.
Menjadi “karyawan” ditempat lain bukan berarti menambah jam kerja yang kita miliki. Tapi mendapatkan sumber income yang terus menghasilkan uang tanpa kita harus terlibat sepenuhnya, tanpa meninggalkan pekerjaan utama kita. Yang penting sumber income itu memenuhi kriteria : Low Risk, Low Time Involvement, High Return.

Berani mencoba??

ika

Salah satu yang jadi kenangan di malang, adalah kantor ini. Dengan temen-temen yang super dan lawanlawan yang hebat ketika nge-game RA atopun Fifa, he he he. Jadi inget  kalo pas lembur sampai pulang pas adzan subuh trus jam 8 udah ke kantor lagi, dan jam 10 mushola jadi penuh orang yang ikhtikaf, he he he. Kadang aku merindukan ruangannya yang ber-Ac (yang jumlahnya kadang lebih banyak daripada orangnya kalo pas lembur, serasa jd buah di istana buah). Ato kangen bikin milo pagipagi, trus keluar balkon lantai 4 dan liat mahasiswi UM yang baru berangkat kuliah (maklum msh belum nikah jd masih full scan).  Kangen juga dengan acara 17-an yang meriah dan penuh hadiah, ato inget pas menang lomba karaoke nyanyi lagunya Jamrud, …uih heboh. Juga acara beli gorengan dengan cara urunan seribuan trus dimakan bareng2 (kadangkadang siklum ambil 3, padahal 1000 kan dapat 2, gak mau rugi katanya). Baru inget, ternyata istriku alumni kantor ini juga sebelum kerja di konsultan tetangga.

Pokoknya, kantor ini punya tempat deh di hatiku. Setiap mudik n lewat depan kantor aku selalu refleks mendongak keatas, disana aku pernah bertemu dengan orangorang yang super.

Miss U all..