
Disadari atau tidak kita sebenarnya adalah karyawan di lebih dari satu perusahaan. Minimal di dua tempat, bila kita punya rekening bank. Dengan punya rekening bank sebenarnya kita adalah “karyawan” bank tersebut dengan digaji melalui bunga tabungan (meskipun tau sendiri laah.. kadang bunga kita habis dipangkas uang administrasi). Trus kalo kita punya usaha jual pulsa elektrik, berarti kita adalah “karyawan” dari semua operator selular, kalo kita jual Aqua galon kita juga termasuk “karyawan”-nya Aqua, kalo jual bensin eceran dan koran maka kita juga “karyawan” dari pertamina dan semua media massa, dan masih banyak lagi, terserah kita mau jadi karyawan dimana.
Intinya, semakin banyak kita menduplikasi diri kita untuk menjadi “karyawan” di banyak tempat tentu sumber income kita juga akan lebih dari satu. Dan itu tentu lebih menguntungkan apalagi bila primary income kita unsecure.
Menjadi “karyawan” ditempat lain bukan berarti menambah jam kerja yang kita miliki. Tapi mendapatkan sumber income yang terus menghasilkan uang tanpa kita harus terlibat sepenuhnya, tanpa meninggalkan pekerjaan utama kita. Yang penting sumber income itu memenuhi kriteria : Low Risk, Low Time Involvement, High Return.
Berani mencoba??